Kamis, 07 Juli 2011

TIP SALES : Next Step

What saves a man is to take a step. Then another step. Antoine De Saint-Exupery

Antoine mengatakan bahwa yang bisa menyelamatkan orang dalam arti bisa mengantarkannya ke kesuksesan hidup adalah keberaniannya mengambil satu langkah, dan langkah-langkah berikutnya.


Awal bulan Juni yang lalu saya baru saja meluncurkan buku pertama saya “Setiap orang sales harus punya Sales Script ini!” bersama dengan Mr.James Gwee, yang kini sudah masuk jajaran buku Best Seller dan sudah naik cetakan ketiga.

Padahal ketika saya memulai untuk menulis buku tsb, proses yang dilalui tidaklah mudah. Ada banyak tantangan, kesulitan dan juga keraguan dalam hati, apakah saya bisa untuk menulis sebuah buku yang bisa menjawab kebutuhan para SALES dan menjadi Best Seller. Tapi akhirnya keraguan saya terjawab sudah karena buku itu telah terbit dan menjadi Best Seller.

Lao Tze pernah mengatakan betapa pentingnya menetapkan langkah pertama. Tetapi satu pertanyaan penting selanjutnya, apakah yang akan anda lakukan setelah langkah pertama tsb?

Banyak orang termasuk SALES yang berhenti pada langkah pertama dan akhirnya tidak pernah melanjutkan perjalanan berikutnya. Mereka merasa puas dengan apa yang dicapai oleh Langkah Pertama mereka, kesuksesan di awal yang telah mereka raih, padahal ada banyak kesuksesan menanti yang harus diraihnya.


Untuk itu betapa pentingnya untuk mengingatkan diri jangan pernah berpuas diri dengan langkah pertama anda, tetapi teruslah melangkah menuju kesuksesan yang lebih besar yang bisa Anda raih.


Hari ini saya juga telah memulai langkah kedua dengan terbitnya buku kedua saya TIP SALES yang akan di Launching Sabtu, 9 Juli jam 2.30 - 4.00 WIB di acara Pesta Buku Jakarta - Istora Senayan. Melalui media ini saya mengundang Anda untuk bisa hadir dalam acara Launching tsb


Semangat Pagi!


Dedy Budiman

The Champion Sales Trainer

Minggu, 12 Juni 2011

Kucing Bunuh Diri

Suatu waktu ada kucing yang sedang berburu tikus, setelah 1 jam menunggu didepan pintu dapur akhirnya ada tikus yang melintas didepan mata sang kucing. Lalu dengan sigap diterkamnya tikus tsb. Hup……

Tetapi apa yang terjadi ketika dibuka telapak tangan sang kucing hasil buruannya tidak tertangkap. Lalu dengan sedih kucing masuk kedapur dan membuka salah satu laci kemudian mengambil pisau. Lalu dengan segera ia menusukkan pisau dan kucing tsb bunuh diri.



Pernahkah anda mendengar kisah kucing bunuh diri karena GAGAL menangkap tikus? Tentu saja tidak akan pernah ada.

Tetapi pernahkah Anda mendengar manusia bunuh diri karena ditolak pacar atau seorang SALES yang mengundurkan diri karena DITOLAK pelanggan? Tentu saja anda sering mendengarnya.

Rekan-rekan SALES dalam proses penjualan PASTI anda akan mengalami PENOLAKAN. Tetapi jangan sampai PENOLAKAN itu “menjatuhkan” anda bahkan membuat anda menyerah.

Kalau seekor kucing tidak menyerah hanya karena gagal menangkap tikus, masakan anda akan menyerah hanya karena gagal mendapatkan satu penjualan?

Tetap Semangat!

Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Selasa, 07 Juni 2011

The Smiling General

Hari ini 8 Juni adalah hari kelahiran Pak Harto.

Apa yang muncul dalam ingatan anda bila mengenang sosok Pak Harto? Ada banyak tentunya dan salah satu yang sangat berkesan adalah SENYUMnya yang khas, hingga beliau dijuluki The Smiling General.

Dalam kondisi apapun dan dimanapun beliau selalu tersenyum, bahkan saat lagi marah sekalipun pak Harto bisa menyembunyikan kemarahannya dibalik SENYUMAN.

Pak Harto bisa menjadi contoh yang baik bagi orang SALES, mengapa? Karena sebagai SALES anda dituntut untuk selalu bisa TERSENYUM tidak peduli apapun kondisi anda, apakah habis ditegur atasan karena belum mencapai target atau sedang pusing karena berbagai masalah yang anda hadapi.

Bahkan saat anda ditekan oleh pelanggan saat bernegoisasi dengan tuntutan yang berlebihan, anda harus bisa TERSENYUM kepada pelanggan.

TERSENYUM memang bukan hal mudah, tapi pelanggan akan lebih senang bertemu dan membeli dari SALES yang bisa TERSENYUM dibandingkan dengan SALES yang tidak bisa TERSENYUM

Smile And The World Will Smile With You

Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Selasa, 17 Mei 2011

Pelanggan Membeli karena SIKAP Anda

"There is very little difference in people, but that LITTLE DIFFERENCE makes a BIG DIFFERENCE. The little difference is ATTITUDE."  W. Clement Stone

Jika seekor kuda mengikuti lomba balap kuda dan menang dengan jarak hanya sehidung, kuda tersebut memenangkan 10 kali lipat hadiah uang daripada kuda yang kalah. 

Pertanyaannya : Apakah kuda yang menang sehidung 10 kali lipat lebih cepat daripada kuda yang kalah sehidung? Apakah ia 10% lebih cepat? 

TIDAK, Ia hanya lebih cepat sehidung, tetapi itu berarti perbedaan uang hadiah sebesar 1000%
Jika seorang sales people mendapatkan penjualan di pasar yang kompetitif, apakah ia 10 x lebih baik daripada sales yang tidak dapat menjual?  

Tentu saja Tidak! Kadang penyebab pelanggan membeli dari Anda dan tidak dari yang lain hanyalah masalah SIKAP Anda dalam melayani pelanggan.

Dalam berjualan, Anda hanya perlu menjadi SEDIKIT LEBIH BAIK agar pada akhirnya semua terakumulasi menjadi pemasukan yang jauh berbeda.

Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Rabu, 11 Mei 2011

Merubah Keberatan menjadi Kesempatan


If you know how to identify dan handle the true Objection, the Objections can be transformed into an OPPORTUNITY. Dedy Budiman

Penolakan dan keberatan yang diberikan oleh prospek bisa anda rubah menjadi sebuah PELUANG bila anda mengetahui caranya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan teknik LACE :  Listen, Accept, Commit, Explicit Action.

Listen  
Seorang dokter bisa mengobati pasien bila ia terlebih dahulu MENDENGAR keluhan dari pasiennya. Semakin baik dokter tersebut mendengarkan maka semakin baik ia akan memberikan obat yang tepat. Demikian juga dengan Sales People sebelum anda menangani keberatan anda harus mendengarkan terlebih dulu

Accept 
MENERIMA Keberatan berarti  menempatkan diri pada posisi prospek sehingga anda bisa lebih mudah mengerti dan memahami keberatan mereka

Commit 
Setelah anda mengerti dan memahami, maka tahap selanjutnya adalah mencoba melakukan TEST untuk memberikan SOLUSI dan minta KOMITMEN dari mereka

Explicit Action  
Ketika KOMITMEN sudah disepakati maka anda harus segera mengambil TINDAKAN nyata, misalnya dengan membuat SPK atau menandatangi kontrak penjualan
 
Semoga dengan teknik yang saya sharingkan pagi ini membuat anda lebih PERCAYA DIRI dalam menghadapi PENOLAKAN.

Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Selasa, 10 Mei 2011

TYPE PENOLAKAN PELANGGAN


Sudah berapa lama anda menjadi seorang Sales? Sudah berapa kali anda mengalami penolakan dari pelanggan? Semakin lama seseorang bekerja sebagai sales, tentu semakin banyak dan beragam penolakan yang pernah diterimanya.
Secara umum ada beberapa TYPE PENOLAKAN, dan ini adalah penolakan utama dan yang paling sering diutarakan oleh prospek / pelanggan :
  1. Need – mereka mengatakan belum ada kebutuhan karena berbagai macam alasan
  2. Price – keberatan yang disebabkan oleh masalah harga
  3. Feature – keberatan karena fitur dari produk/jasa yang anda tawarkan
  4. Time  - keberatan ini diajukan karena waktunya yang belum tepat
  5. Source – mereka ingin tahu lebih banyak tentang perusahaan, produk dan juga diri anda
Ketika anda bisa mengklasifikasi keberatan dari pelanggan maka akan lebih mudah bagi anda untuk menangani keberatannya.

Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Kamis, 05 Mei 2011

MENDENGARKAN PELANGGAN

Women don't like advice. They don't want you to fix their problems, they just want you to LISTEN. Shawn Wayans

Mendengar dan mendengarkan adalah dua hal yang berbeda. Anda bisa MENDENGAR (hear) sesuatu bahkan ketika anda tidak ingin mendengarnya dan tidak mencoba untuk mendengarnya. Sedangkan MENDENGARKAN (Listening) berarti anda secara aktif mencoba untuk mendengar sesuatu.

Salah satu keluhan terbesar dari banyak prospek, apalagi prospek wanita tentang para sales people adalah bahwa mereka tidak MENDENGARKAN. Sales People lebih sering berbicara dan mendengar saja tanpa mau mendengarkan.

Ingatlah bahwa salah satu PUJIAN TERBESAR yang dapat anda berikan kepada prospek ataupun pelanggan adalah bersedia MENDENGARKAN mereka terlebih dahulu.

Saatnya untuk mendengarkan pelanggan anda mulai hari ini.

Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Senin, 02 Mei 2011

Price and Value


Apa yang anda lakukan ketika prospek keberatan dengan harga yang diberikan? Berikanlah diskon agar harganya lebih murah, demikianlah pendapat sales people pada umumnya.

Pelanggan mengatakan bahwa mereka menginginkan HARGA YANG RENDAH,tetapi yang sebenarnya mereka inginkan adalah BIAYA YANG RENDAH. 

Jadi Anda harus memberikan NILAI bukan sekedar HARGA. 

Untuk itu Anda harus mengetahui perbedaan HARGA YANG RENDAH dengan BIAYA YANG RENDAH.

Hari ini saya akan memberikan 10 ( sepuluh ) buah CD Becoming A Real Champion bagi 10 orang  yang bisa menjelaskan perbedaan  HARGA YANG RENDAH dengan BIAYA YANG RENDAH beserta contoh kongkritnya. 

Cukup isi jawaban anda di link ini : http://www.facebook.com/tipsales#!/tipsales

Jawaban paling telat harus diterima Rabu, 4 Mei sebelum makan siang.

Semangat Pagi
Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Minggu, 01 Mei 2011

Banjir Fitur

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan oleh sales people yang buruk adalah terlalu banyak bicara. Mereka memberikan “banjir fitur”, sehingga bukannya membuat pelanggan semakin jelas, tetapi semakin bingung.

Dalam memberikan presentasi anda harus menyadari bahwa ini adalah suatu proses penemuan terhadap apa yang prospek inginkan, butuhkan, khawatirkan dan menghubungkan itu semua dengan aspek-aspek tertentu dari produk atau layanan Anda.

Jika hari ini Anda memiliki empat janji pertemuan untuk penjualan, maka pastikan bahwa masing-masing presentasi harus berbeda. Strukturnya mungkin hampir sama, tapi isinya seharusnya spesifik terhadap konsumen anda.

Ingatlah jika seorang prospek tahu apa yang anda jual dan akan menemui anda, dia akan membeli. Jika dia tidak membeli, itu karena Anda melewatkan sesuatu.

Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Rabu, 27 April 2011

OPTIMIS menghadapi KESULITAN


Bagaimana Anda merespons kesulitan merupakan peramal kesuksesan yang tangguh dibanyak bidang. Martin Seligman

Martin Seligman dari University of Pennsylvania dalam penelitiannya membuktikan bahwa para agen real estate yang OPTIMIS mampu menjual 250 hingga 320 % lebih banyak daripada agen yang PESIMISTIS.

Hal ini juga berlaku untuk para manager, pelajar, atlet dan juga kita semua. Intinya adalah bagaimana seseorang merespons KESULITAN yang dihadapinya. Bila anda OPTIMIS maka anda akan lebih BERHASIL.

Bukan hanya itu, Seligman juga membuktikan bahwa mereka yang merespons KESULITAN secara OPTIMIS mempunyai USIA yang LEBIH PANJANG daripada yang merespons secara PESIMIS.

Jadi mau JUALAN BANYAK dan PANJANG UMUR? Mulailah dengan rasa OPTIMIS dalam menghadapi hidup ini termasuk segala macam KESULITAN.

Dedy Budiman
The Champion Sales Trainer

Selasa, 26 April 2011

KEMAUAN


Satu-satunya kekuatan mekanis yang lebih bertenaga ketimbang Energi Uap, Listrik dan Atom adalah KEMAUAN. Albert Einstein

Dalam rangka menghadapi pertandingan semifinal Piala Champions menghadapi Barcelona, Jose Mourinho mengutip motivasi dari Einstein, ia mengatakan kepada pemain Real Madrid,"Catatan Einstein bukan hal bodoh. Dengan KEMAUAN, Anda bisa meraih apa saja."

Motivasi Mourinho juga berlaku untuk Sales People, bila anda mendapatkan kesulitan untuk menjual atau menghadapi pelanggan yang sulit, sebenarnya anda bisa melewati itu semua.

Asalkan anda mempunyai KEMAUAN untuk mencoba, bagaimana bila GAGAL? Tetaplah punya KEMAUAN yang keras untuk mencoba. Batu saja bisa bolong bila terus ditetesi dengan air.

Jadi permasalahan utamanya adalah, apakah anda mempunyai KEMAUAN untuk menjadi Sales Champion?

Dedy Budiman

Selasa, 17 Agustus 2010

BANGKIT LAGI

Dalam film Karate Kid, Mr.Han ( Jackie Chan ) mengatakan “Life will knock us down, but we can choose whether or not to stand back up” (Hidup akan menabrak kita, tapi kita dapat memilih apakah kita akan berdiri kembali atau tidak)

Kalimat yang disampaikan oleh Mr.Han sangat sesuai dengan apa yang pernah dikatakan oleh Sir Winston Churchill "Success is the ability to go from failure to failure without losing your enthusiasm." Bahwa keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati kegagalan demi kegagalan tanpa kehilangan rasa antusias untuk tetap melangkah menuju kesuksesan yang ingin kita capai.

Sudah merupakan sebuah hal yang diketahui oleh banyak orang bahwa untuk mencapai sebuah keberhasilan diperlukan sebuah proses panjang yang harus dilewati yang diantaranya adalah kemampuan untuk melewati tantangan dan kegagalan yang menghadang.

Kata-kata dari Jackie Chan dan Sir Winston Churchill pagi ini hanya mengingatkan ulang kembali kepada kita bahwa setiap tantangan dan kegagalan yang menghadang sekarang ini ketika kita ingin mencapai sebuah impian adalah sebuah proses biasa yang memang telah dilewati oleh orang-orang yang menuju sebuah kesuksesan.

Jadi janganlah mengeluh dan kehilangan asa ketika kita melakukan kegagalan atau sesuatu menabrak kita sehingga kita terjatuh.Ketika kita menghadapi kegagalan atau terjatuh kita hanya punya 2 pilihan untuk tetap diam atau bangkit, dan saya rasa anda tahu jawabannya……………

BANGKIT dari kegagalan, itulah keputusan yang akan Anda lakukan.

Dedy Budiman

Minggu, 15 Agustus 2010

MERDEKA!


John F. Kennedy pernah mengatakan “The cost of freedom is always high, but Americans have always paid it. And one path we shall never choose, and that is the path of surrender, or submission.”( Biaya kebebasan selalu tinggi, namun Amerika selalu membayarnya. Dan satu jalur kita tidak akan memilih, dan itu adalah jalan menyerah, atau tunduk)

Apakah hanya Amerika yang telah membayar harga sebuah kemerdekaan dengan mahal? Tentunya tidak bukan, Indonesia juga telah membayar harga yang sangat mahal untuk sebuah kemerdekaan yang di deklarasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Teman-teman, Indonesia kini telah merdeka dari penjajahan tetapi apakah kita sudah merdeka dari hal-hal lainnya, apa makna kemerdekaan bagi kita yang hidup di era sekarang ini?

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani memiliki arti sendiri dalam memaknai kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan adalah merdeka dari kemiskinan. "Arti kemerdekaan suatu misi untuk membangun negara merdeka dari kemiskinan"
Kita yang membaca pesan ini melalui bbm ataupun email memang bukanlah orang miskin secara fisik, namun sudahkah kita terbebas dari miskin mental?

Kemiskinan mental yang meliputi dimensi moral, etika, akhlak, dan mental yang kemudian memperlemah daya saing sumber daya manusia Indonesia. Mental inilah yang sebenarnya faktor dominan dalam melakukan perubahan, yang kian lama justru kian luruh. Identitas masyarakat Indonesia yang pantang menyerah, menjunjung local wisdom, malah berubah drastis menjadi bangsa yang pasrah (fatalis)

Rekan-rekan sekalian dalam rangka menyambut hari kemerdekaan yang ke 65, 17 Agustus 2010 marilah kita bangkit bersama untuk menuju kemerdekaan dari kemiskinan. Memberikan yang terbaik dalam aktivitas dan pekerjaan kita untuk Indonesia yang lebih baik. MERDEKA!

Dedy Budiman

Rabu, 11 Agustus 2010

Strategi Penjualan


You once have one chance to shoot into a group of birds clustering in a treetop. If you miss, you will frighten all the birds away. Before you shoot, you need to calculate you angle and your am carefully, so you one shot will yield two birds. Chin Ning Chu

Suatu waktu anda mempunyai kesempatan untuk menembak ke sekelompok burung di sebuah puncak pohon. Jika anda gagal, anda akan membuat burung-burung itu takut dan terbang. Sebelum menembak, Anda perlu mengkalkulasi dan mengambil posisi secara hati-hati sehingga dengan sekali tembak akan dapat dua burung.

Untuk menembak burung saja, Chin Ning Chu mengajarkan kita untuk membuat sebuah strategi yang tepat agar dengan sekali tembak kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Kalau demikian apalagi bagi kita orang sales yang selalu di tuntut untuk menjual dengan hasil yang maksimal. Kita juga membutuhkan strategi yang tepat agar dengan aktivitas yang kita lakukan kita bisa menjual dan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Strategi adalah rencana, metode atau serangkaian manuver atau siasat untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Dengan strategi yang tepat maka kita bisa mencapai beberapa sasaran.

Lalu pertanyaannya adalah sudahkah kita menggunakan strategi dalam melakukan aktivitas kita sebagai seorang sales people? Bila anda belum mempunyai strategi dalam bekerja, sudah saatnya anda meluangkan waktu untuk memikirkannya.

Dan bila anda belum tahu caranya, Anda bisa membaca artikel Mr.James Gwee di http://www.facebook.com/home.php?#!/notes/dedy-budiman/strategi-penjualan-selling-formula/425559739473 mengenai Strategi Penjualan - Selling Formula.

Dedy Budiman

Selasa, 10 Agustus 2010

No 1


Dalam buku Cara Sukses Menjual diri Anda, Joe Girard seorang salesman mobil yang namanya tercatat dalam Guinness Book Of World Records menuliskan bahwa ada tiga macam orang di dunia ini, yaitu :

Si nomor satu, ia adalah orang yang telah sukses memasarkan dirinya, orang yang berprestasi, selalu bersemangat dan tidak pernah mengeluh. Orang type ini adalah bukti bahwa apa yang Anda peroleh dari luar hidup adalah apa yang anda taruhkan ke dalam. Mereka pemenang dan mempunyai kemampuan untuk mengisi baterai dengan semangat mereka.

Si nomor dua, orang macam ini ada di setiap kantor, departemen, toko, kelas bahkan ruang kecil. Mereka adalah orang-orang yang selalu mencari pundak untuk menangis di atasnya atau untuk mengatakan masalah-masalah mereka. Mereka orang-orang yang kalah, orang-orang yang tidak mendapatkan diri dan lari menghindari resiko.

Nomor tiga adalah orang-orang yang mencukupi kekurangan hidup dan menyerah. Sikap mereka lebih sering diungkapkan dengan kata-kata: “Apa gunanya?” mereka adalah orang-orang yang selalu berucap “Biar orang lain yang melakukannya” Mereka adalah orang-orang kalah yang lebih patut dikasihani daripada orang-orang nomor dua. Karena mereka bahkan tidak pernah berusaha.

Sejujurnya, termasuk yang nomor berapakah Anda? Dengan mengetahui dimana Anda berada maka anda akan mengetahui kemana anda akan menuju.

Berubahlah selama masih ada kesempatan untuk berubah, jadilah NOMOR SATU karena anda telah dilahirkan sebagai orang NOMOR SATU.

Dedy Budiman

Senin, 09 Agustus 2010

Membaca Buku


Orang-orang terbaik bangun awal dan segera bertindak. Orang rata-rata bangun sesiang mungkin, kebingungan, dan kemudian terburu-buru ke kantor tanpa ada waktu untuk berpikir atau mempersiapkan diri. Brian Tracy

Dengan bangun pagi dan membaca pengetahuan tentang penjualan selama setengah hingga satu jam, Anda akan menyadari bahwa Anda membaca kira-kira satu buku penjualan per minggu. Hal ini akan menjelma menjadi lebih kurang 50 buku per tahun.

Lima puluh buku per tahun dikalikan 10 tahun akan menjadi total 500 buku. Apakah menurut Anda hal ini akan mempengaruhi hasil penjualan dan penghasilan Anda?

Sesungguhnya jika Anda mendisiplinkan diri untuk membaca di bidang Anda 30 – 60 menit per hari, Anda akan segera menjadi ahli penjualan yang paling berpengetahuan, terampil dan mendapat penghasilan tertinggi.

Dengan membaca buku-buku terbaik yang ditulis oleh para wiraniaga top selama bertahun-tahun, Anda akan mempelajari berbagai gagasan, wawasan, strategi dan teknik untuk membantu Anda menghasilkan lebih banyak penjualan, lebih cepat dari yang pernah Anda bayangkan.

Bagaimana cara memulai membangun kebiasaan membaca buku? Langkah pertama mulailah dengan pergi ke toko buku terdekat dan carilah buku yang anda suka dan menarik perhatian anda, setelah itu belilah buku tersebut dan bawalah buku tersebut kemana saja anda pergi. Jadi anda bisa mulai membaca saat menunggu atau ketika ada waktu luang. Daripada bbm an tidak jelas lebih baik membaca buku.

Selamat membaca....

Dedy Budiman

Kamis, 05 Agustus 2010

NO SALES, NO MONEY -- KNOW SALES, KNOW MONEY


Sales is a learned responses. The more knowledge and information you can obtain pertaining to sales, the higher your income will be! To become highly successful in sales, it takes a tremendous amount of time to read as many sales books as you possibly can, or attending as many sales seminars that you can, or listening to tapes or CD's in your car on the way to work so you can constantly continue to educate yourself on sales.

Beberapa minggu terakhir ini saya membawakan pelatihan untuk beberapa kelas yang pesertanya adalah Sales People. Dalam setiap kesempatan saya selalu mengajukan pertanyaan kepada para sales people tersebut ,”kapan terakhir kali anda membaca buku?” dan di rumah ada berapa banyak buku tentang Sales yang anda miliki?”

Ironisnya dari 100% hanya di bawah 5% yang punya kebiasaan membaca buku dan memiliki koleksi buku tentang Penjualan. Itu berarti kalau ada 100 orang hanya di bawah 5 orang yang mau meluangkan waktu untuk belajar baik itu membaca ataupun mendengarkan CD.

Bila ditanya apa alasannya? maka ada saja beribu macam alasan yang membuat para sales people tidak mau melakukan kegiatan yang satu ini.

Hal ini mengingatkan saya pada sebuah kisah, adalah seorang penebang pohon yang sangat bersemangat dalam bekerja. Hasil yang didapat dari menebang pohon membuat dia hidup berkecukupan tetapi karena sibuknya bekerja ia melupakan atau boleh juga dibilang selalu melalaikan waktu untuk mengasah kapak yang digunakan. Di bulan-bulan awal ia tidak memiliki masalah, tetapi memasuki bulan ke delapan bekerja ia merasa pekerjaannya semakin lama semakin berat dan menguras banyak energy. Sang penebang pohon ini tidak menyadari bahwa ini terjadi karena kapak yang digunakannya semakin lama semakin tumpul.

Bukankah itu juga yang akan terjadi bila kita selalu sibuk bekerja tetapi malas dan tidak mau meluangkan waktu untuk mengasah diri dengan belajar dan belajar lagi.

Mungkin hari ini anda bisa menjual dengan SUKSES karena KAPAK Anda masih TAJAM, tetapi tinggal menunggu waktu maka KAPAK anda akan menjadi TUMPUL. Dan saat itu Penjualan Anda akan makin menurun dan terus menurun.

Rekan-rekan Sales People marilah kita bersama merubah Persepsi yang melekat bahwa orang sales adalah orang yang kurang mau belajar, beda dengan profesi dokter, insinyur, akunting yang terus mau belajar.

Mari kita tunjukkan bahwa kita juga BISA dan MAU untuk BELAJAR dan Mengasah diri.

Once you "know" sales, you will "know" money because your knowledge is greater, your attitude is stronger, and your self-confidence is bullet proof!

Dedy Budiman